Patung Yesus Tertinggi di Dunia Pindah ke Indonesia



Landmark suatu tempat bisa dijadikan sarana penunjuk identitas maupun menjadi pengingat. Seperti kita kitahui banyak kota-kota di Indonesia punya landmarknya masing-masing, contohnya saja Jakarta yang punya Tugu Monas, Palembang dengan Jembatan Ampera-nya, dan masih banyak lagi.

Belum lama ini tepatnya bulan Agustus 2015, Kota Makale yang tak lain adalah ibukota dari Kabupaten Tana Toraja meresmikan berdirinya landmark berupa patung Yesus. Tak tanggung-tanggung, patung tersebut termasuk yang tertinggi di dunia, bahkan mengalahkan yang ada di Rio de Jeneiro, Brazil yang telah banyak diketahui menjadi yang tertinggi di dunia. Harapannya, dengan telah berdirinya landmark tersebut aspek wisata Tana Toraja yang sudah tersohor itu makin mendunia.

Sebelum membahas lebih detail Patung Yesus yang berada di Tana Toraja, bagaimana kalau kita bahas dulu beberapa patung Yesus yang sudah ada di beberapa kota di Indonesia maupun di dunia.

  • Patung Kristus Penebus (Cristo Redentor) di Brazil


Patung Yesus yang telah diketahui banyak orang sebagai yang tertinggi di dunia ini berada di Kota Rio de Jeneiro, Brazil. Patung dengan tangan merentang menghadap kota tersebut memiliki tinggi 38 meter dan terletak di puncak dari Gunung Corcovado dengan ketinggian 710 mdpl di Taman Nasional Hutan Tijuca.


  • Patung Yesus di Polandia


Patung ini sebenarnya paling tinggi diantara yang lain bahkan jauh melebihi Patung Yesus Penebus di Brazil. Tingginya mencapai 50,9 meter atau lebih tinggi 12,8 meter dari patung Yesus yang tingginya 38,1 meter. Patung yang dibangun pada tahun 2008 dan selesai pada bulan Nopember tahun 2010 ini menghabiskan biaya sekitar Rp13,5miliar. Meski begitu, banyak orang sudah kadung mengetahui kalau yang tertinggi di dunia adalah yang berada di Brazil.

  • Patung “Yesus Memberkati” di Indonesia


Monumen Yesus Memberkati ini berada di Kota Manado, Sulawesi Utara. Punya tinggi 50 m dari permukaan tanah. Terbagi menjadi dua bagian yang  mana patungnya sendiri punya tinggi 30 meter dan penopangnya 20 meter. Uniknya, patung ini memiliki kemiringan 20 derajat.
Monumen ini terbuat dari 25 ton besi fibre dan 35 ton besi baja dan terletak pada bukit tertinggi di daerah perumahan Citraland, Pineleng, Manado dengan elevasi 160 m dari permukaaan laut sehingga pemandangan ke arah laut pun begitu jelas. Jika kita melewati jalan lingkar Manado menuju ke arah Kota Tomohon pasti akan melewati monumen ini.

  • Patung Yesus di Buntu Burake, Tana Toraja - Indonesia


Patung Yesus yang berdiri secara keseluruhan setinggi 40 meter di puncak Buntu Burake menghadap Kota Makale digadang-gadang mengalahkan tinggi Patung Kritus Penebus di Brasil karena letaknya berada pada elevasi 1.100 mdpl. Kalau tinggi patungnya saja masih kalah tinggi, namun kalau tinggi dari permukaan laut, monumen di Buntu Burake ini adalah yang tertinggi.

Awal Januari 2015 kemarin saya berkesempatan mengunjungi patung Yesus tersebut atas panduan pemuda asli Toraja yang juga sahabat baik di instagram. Awalnya sih dia nggak mau saya ajak ke Buntu Burake karena memang kalau siang panas banget disana. Dengan alasan saya yang sudah datang jauh-jauh dari Majene ke Toraja, akhirnya dia mau juga mengantar.

Puncak Buntu Burake yang terletak sekitar tiga kilometer ke timur dari Makale, pusat kota Tana Toraja. Tak begitu jauh dari kolam Makale ke arah Rantepao terdapat lorong di depan SMA 2 Makale yang lumayan menanjak. Tengok saja di sebelah kanan jalan. Lorong tersebut akan membawa kita menuju puncak Buntu Burake.

Jalanan pada awalnya masih beraspal, namun sepertiga ke atas masih didominasi bebatuan. Santai saja, masih dalam proses pembenahan kok. Sebentar lagi paling sudah mulus sampe puncak. Tapi pastinya yang datang semakin membludak. Keuntungan datang pas jalanan masih jelek adalah pengunjungnya masih lumayan dikit. Terlebih di instagram belum banyak foto buntu burake yang di post.

Kendaraan roda dua maupun empat saat itu sudah bisa sampai parkiran di bawah patung. Tapi harus dipersiapkan kesehatan kendaraannya tentunya dan diharapkan mengendarainya dengan hati-hati saat mendaki bukit.


Meski panas dan akses menuju kesana belum bagus, namun di siang bolong itu lumayan rame juga yang sudah sampai atas dan tengah berfoto ria.
Tak perlu kuatir mengenai tempat parkir. Sebelum area patung, terdapat tanah lapang yang bisa menampung kendaraan roda dua maupun roda empat pengunjung.

area parkir


Dari area parkir, kita perlu berjalan menanjaki satu tonjolan bukit lagi sebelum akhirnya sampai di pelataran patung. Jangan tanya bagaimana pemandangannya. Keren banget pastinya. Dengan view pegunungan di sekitar serta pusat Kota Makale lengkap dengan kolamnya bisa kita nikmati dari atas.

View Kota Makale dari Puncak Buntu Burake

Sudah barang tentu landmark Tana Toraja ini sebentar lagi bakal tenar dengan bantuan sosial media yang makin kesini makin bermacam-macam saja. Nggak diharapkan jika ramainya pengunjung berbanding lurus dengan tingkat vandalisme. Saat itu saya lihat, belum sepenuhnya rampung digarap saja sudah banyak coretan di landasan patung. Semoga saja tidak berlanjut dan ada tindakan tegas dari pengelola mengenai hal tersebut.

Rencananya di kawasan monumen ini juga akan dibangun museum dan juga Mushollah sebagai fasilitas pendukung. Sehingga tempat ini nantinya bukan hanya untuk nasrani saja, tetapi terbuka untuk umum. Dengan harapan toleransi antar umat beragama juga bisa dipegang teguh.




Gallery Keindahan Buntu Burake.




























Share:

23 komentar

  1. Eh udah jadi yaa yg di toraja, kmrn cuman liat dari bawah aja

    ReplyDelete
  2. diresmikan sih denger2 udah...
    kalo jadinya sih jadi ga jadi om, tapi udah bisa dikunjungi kok...
    entah kurang mau dibangun apa lagi...

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. sudah kok, udah bisa dikunjungi...

      Delete
    2. sudah kok, udah bisa dikunjungi...

      Delete
  4. awalnya saya kirain ini yang di Rantepao, ternyata ini yang di Makale.
    Belum pernah kesini, penasaran liat bagaimana aslinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo yg di Rantepao salib mas yg di atas bukit itu.

      View buntu Burake keren jg lho, recommended pokoknya...

      Delete
  5. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai seni. Seni merupakan suatu aspek yang sangat perlu diperhatikan dalam berbagai hal. Saya memiliki beberapa tulisan sejenis mengenai seni yang dapat dilihat di www.ejournal.gunadarma.ac.id

    ReplyDelete
  6. Mau tanya apa ada kendaraan umum ke lokasi ini dari Rantepao? Apa bisa naik motor dari Rantepao? Kira2 berapa lama. Makasi sebelumnya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum ada angkutan umum yg bener2 sampai ke atas sepertinya, jd emang harus pakai kendaraan pribadi atau carter untuk naik ke atas.

      Delete
  7. Thanks info nya, baru tau klo ada patung ini di Toraja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. you're welcome, senang berbagi information

      Delete
  8. Mantap, perlu tinjau lokasi supaya tahu, tidak hanya lihat foto dan dengar ceritanya

    ReplyDelete
  9. welehh welehh ..
    nyembah patung kaga ada logika

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat LS.. untuk dijaga omongannya... apa saudara liat ada sesajen di sekitar patung .. koq bisa langsung vonis orang kristen sembah patung..

      Delete
    2. Klo omong itu di jaga.. Toraja yg damai,jagan km bikin rusak. Toraja selalu menghargai wisatawan. Coba kampung loh,sdh damai tdk? Coba liat berita,ada tdk toraja kasus kriminal.y..? Yaa tdk pernah lah. Jdi kamu jgn rusak persaudaraan yg sdh ada di sana.

      Delete
    3. tau lu rasis bgt.ini seni broo.gua aja islam tapi gua biasa aja

      Delete
  10. allsituspokerqq.blogspot.com

    ReplyDelete
  11. Jalankn liat sesajen. Pergi aja belum.. hahaha..
    Org toraja paling anti yg nama.y nymbah patung. Hanya sj di buatlah patung yg menyerupai Yesus. Bukan berarti utk di sembah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat sahabat2ku,dan saudara2ku. Yg ingin ke Tanah Toraja,jgn sungkan dan jagan takut. Toraja sangat senang jika kalian datang datang. (Toraja Tanpa kriminal,Toraja utk Semua). 👍

      Delete
  12. tarif masuknya berapa?
    bayar parkir berapa?
    pelayanan pengelolanya ramah/ndak?
    mudah2an ndak ada preman pungli di object wisata baru tsb..

    ReplyDelete

Jangan enggan beri kritik dan saran yaaa...!!!