Postingan

Menampilkan postingan dengan label Alam

Jelajah Komodo Flores di Musim Penghujan

Gambar
Taman Nasional Komodo mencakup beberapa pulau besar utama meliputi Pulau Komodo, Rinca, dan Padar disamping terdapat pulau-pulau kecil yang lainnya. Keindahan yang dimilikinya nggak hanya di daratannya, namun bawah lautnya pun memiliki keindahan dan biodiversitas flora maupun fauna yang telah mendunia kepopulerannya. Destinasi kece tersebut  menjadi salah satu  dream destination  saya yang sudah sejak lama ingin disambangi. Siapa sih yang nggak ngiler melihat postingan-postingan para traveler yang hilir mudik di dinding Instagram yang memamerkan keindahan tempat keren ini. Finally kesampaian juga kesana meski dengan bantuan  trip organizer . Lagi nggak pengen ribet aja sih sebenernya, pengen tinggal bawa badan doang. Pasalnya trip ke Komodo Flores ini menjadi rangkaian perjalanan setelah mendaki ke Gunung Argopuro yang saat itu menjadi pendakian terpanjang yang pernah saya lakukan. Pikir saya mumpung sudah di Jawa Timur kan tinggal dikit lagi buat ke Flores, ketimbang harus pulang

Tanjakan Menuju Puncak Ciremai via Linggarjati

Gambar
Nama Ciremai baru akrab terdengar di telinga saya sebenarnya setelah hobi mendaki gunung berjalan sekian waktu, salah satu sebabnya karena letaknya berada di provinsi yang berlainan dengan tempat tinggal. Mengakrabi sekaligus mendaki gunung-gunung yang berada di sekitaran Jawa Tengah saja butuh waktu hampir setahun. Untuk memilih gunung-gunung di provinsi tetangga, waktu itu saya lebih memprioritaskan untuk mendaki gunung yang ada di Jawa Timur dulu. Barulah setahun belakangan ini, tahun 2016, saya yang “makan bangku”  kuliah lagi di PKN STAN Bintaro mulai berkenalan dengan gunung-gunung yang ada di Jawa Barat. Beberapa waktu berjalan, Ciremai akhirnya bisa saya sambangi puncaknya di akhir 2016 lalu via jalur pendakian Apuy barengan saudara-saudara di Kelompok Pecinta Alam STAPALA PKN STAN. Ceritanya bisa dibaca disini nih, khusus postingan kali ini bakal dibahas mengenai pendakian menuju puncak tertinggi Gunung Ciremai via jalur pendakian Linggarjati. Mendengar n

Dihajar Tanjakan Gunung Cikuray

Gambar
Dalam Bahasa Jawa, “ardi” merupakan salah satu Dasa Nama atau nama lain dari gunung selain arga, giri, meru, dll. Mungkin karena itu pula ikatan batin saya dengan gunung bisa dibilang erat. Pendapat saya pribadi sih hehe. Pasalnya setiap ada waktu luang atau tanggal merah sehari saja langsung kepikiran mau mendaki gunung mana lagi yah. Naluri pendaki kali yaaa. Pernah pula satu ketika setelah lulus kuliah, saya punya waktu yang super lowong selama satu tahun untuk menunggu penempatan kerja. Nah, saat itu adalah saat dimana saya gencar-gencarnya menjadi pendaki gunung. Bisa hampir tiap bulan mendaki bahkan sempat dua minggu sekali mendaki gunung. Terlebih lagi karena sangat mudah menemukan gunung-gunung tinggi di sekitar tempat tinggal. Secara saya hidup sedari kecil berada di sekeliling pegunungan. Mulai saat itu pula, hobi mendaki gunung saya geluti benar-benar. Makin kesini hobi kadang berbenturan dengan kerjaan. Tapi jangan sampai pekerjaan menghalangi hobi lah yaaa. He

Langkah Penuh Cerita Menuju Puncak Argopuro

Gambar
Setiap pendaki gunung pastinya selalu punya ambisi untuk terus dan terus berusaha menapaki puncak-puncak gunung yang ada. Dari satu puncak lalu ingin ke puncak gunung yang lain. Jadi, apa sih sebenarnya yang para pendaki termasuk saya sendiri cari di puncak gunung sana? Kalau ditanya seperti itu simpel saja jawaban saya, banyak rahasia tersimpan di tingginya gunung dan hanya bisa diketahui setelah kita mendakinya. Rahasia itulah yang saya atau mungkin pendaki-pendaki lain jadikan alasan kenapa mendaki gunung. Semua orang tahu kalau gunung itu dingin, tapi kita baru bisa benar-benar merasakan dinginnya jika kita telah memijakkan sendiri kedua kaki ini disana secara langsung bukan. Argopuro, Mount of Thousands Savanas Di postingan sebelumnya sudah saya ceritakan gimana gambaran garis besar pendakian Gunung Argopuro, apa saja keunikannya, sampai mitos dan legenda apa saja yang terkait gunung dengan jalur pendakian terpanjang se-Pulau Jawa itu. Kali ini bakal diceritakan la

Berkenalan dengan Argopuro, Trek Terpanjang Se-Jawa

Gambar
Bicara soal pendakian gunung sering kita mendengar beberapa gunung punya predikat tersendiri, semisal gunung tertinggi, gunung terdingin, gunung terekstrim, sampai gunung terangker. Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya dengan 7 kawan sependakian punya kesempatan dan alhamdulillah telah berhasil menuntaskan pendakian ke salah satu gunung dengan satu predikat tertentu. Yakni Gunung Argopuro, gunung dengan jalur pendakian terpanjang se-Pulau Jawa. Beberapa orang tentu sudah mengetahui terlebih para pendaki gunung kalau Argopuro memang punya jalur pendakian yang panjang dan memakan waktu lumayan lama untuk mendakinya. Menuju Puncak Argopuro Selama dan sejauh apa sih mendaki Gunung Argopuro?  Hmmm, Semeru saja yang notabene adalah gunung tertinggi se-Pulau Jawa hanya perlu 3 hari 2 malam untuk naik ke puncak lalu turun ke basecamp lagi, sedangkan Argopuro yang punya ketinggian maksimal 3.088 mdpl perlu 5 hari 4 malam untuk mendakinya secara lintas jalur, naik dan turun melewati