Postingan

Menampilkan postingan dengan label Melancong

Semalam di Waerebo, Melebur Bersama Mereka

Gambar
Sudah menjadi hal wajib jika ke Waerebo untuk sekaligus menginap disana. Tentu bakal menjadi pengalaman tersendiri bisa merasakan bagaimana tinggal di salah satu "Mbaru Niang", rumah adat di desa etnik yang berada ketinggian sekitar 1.100 mdpl itu. Temen-temen mungkin bertanya-tanya juga mengenai bagaimana perijinannya, bayar berapa, dan lain-lainnya. Kalau lagi nggak pengen pusing, biasanya dari  trip organizer  seperti  yang   saat itu saya pakai sudah semua termasuk ke dalam biaya awal alias  all in one . Tapi kalaupun mau kesana secara mandiri bisa juga kok. Rinciannya kira-kira seperti yang diceritakan oleh dua orang traveler yang menginap dihari yang sama dengan kami. Mereka berdua pergi ke Flores tanpa  trip organizer.  Tapi mereka ke pulau-pulaunya tetep pakai operator juga sih. Operator ke pulau-pulau banyak tersedia di Labuan Bajo dengan harga tegantung dengan fasilitas, durasi, dan banyak spot yang dikunjungi. Setelah mengunjungi beberapa pulau, barulah merek

Jelajah Komodo Flores di Musim Penghujan

Gambar
Taman Nasional Komodo mencakup beberapa pulau besar utama meliputi Pulau Komodo, Rinca, dan Padar disamping terdapat pulau-pulau kecil yang lainnya. Keindahan yang dimilikinya nggak hanya di daratannya, namun bawah lautnya pun memiliki keindahan dan biodiversitas flora maupun fauna yang telah mendunia kepopulerannya. Destinasi kece tersebut  menjadi salah satu  dream destination  saya yang sudah sejak lama ingin disambangi. Siapa sih yang nggak ngiler melihat postingan-postingan para traveler yang hilir mudik di dinding Instagram yang memamerkan keindahan tempat keren ini. Finally kesampaian juga kesana meski dengan bantuan  trip organizer . Lagi nggak pengen ribet aja sih sebenernya, pengen tinggal bawa badan doang. Pasalnya trip ke Komodo Flores ini menjadi rangkaian perjalanan setelah mendaki ke Gunung Argopuro yang saat itu menjadi pendakian terpanjang yang pernah saya lakukan. Pikir saya mumpung sudah di Jawa Timur kan tinggal dikit lagi buat ke Flores, ketimbang harus pulang

Menguji Adrenalin dengan Bermain Sandboarding di Gumuk Pasir Parangkusumo

Gambar
Bermula dari ajakan teman SMA yang kebetulan lagi lanjut kuliah S2 di UGM untuk keliling-keliling pinggiran Jogja, akhirnya kesampaian juga saya bisa main olah raga yang syarat akan pacuan adrenalin. Sebelumnya saya acungkan dua jempol dulu bagi para pencetusnya karena ide kreatifnya sungguh keren. Yap, sandboarding ... G ak terlalu baru juga di telinga saya mendengar olag raga yang sebenarnya lebih ke permainan ketangkasan itu. Dari siaran di TV dan unggahan-unggahan di medsos lah saya sedikit tahu tentang itu . permainan asik  yang lokasinya juga kece pula Awal Kemunculan Olah raga yang sewajarnya dimainkan dengan papan beroda dan akrab kita sebut dengan skateboarding itu, oleh sekelompok orang-orang kreatif yang tergabung dalam kelompok pecinta alam UGM dimodifikasi sehingga bisa dimainkan di atas pasir di area gundukan-gundukan pasir alias gumuk pasir di daerah Pantai Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta. Selain permainannya yang sangat unik banget, lokasi bermainny

Air Terjun Karawa, Destinasi Keren di Pinrang yang Sering Terlewatkan

Gambar
Sepertinya memang sudah menjadi passion saya selalu tertarik untuk mengeksplor tempat baru yang saya datangi, termasuk Pulau Sulawesi yang semenjak tahun 2011 menjadi tanah dimana saya berpijak. Ditahun 2016 yang merupakan tahun terakhir saya berada di pulau berbentuk huruf “K” itu posisi saya berada di Kota Majene, Sulawesi Barat. Provinsi Sulawesi Barat pun alhamdulillah sudah sedikit banyak saya eksplore. Oiya, saya juga suka p ergi kemana-mana dengan motor. Tentunya dengan jarak yang lumayan jauh-jauh hingga berpindah provinsi. Alasannya karena fleksibilitas dimana bisa sesuka hati berhenti dan lanjut kapanpun yang saya mau dan yang penting bisa sekalian mampir-mampir di tempat menarik yang dilewati. Nggak terhitung berapa kali saya sudah motoran dari Sulawesi Barat menuju beberapa kota di Sulawesi Selatan. Paling jauh sampai kota paling ujung selatan Sulawesi Selatan yaitu Bulukumba yang terkenal menjadi surga pantai-pantai cantik. Banyak kota kabupaten yang dilewati

Raja Ampat, A Piece Of Paradise

Gambar
Tak diragukan lagi lah, semua traveler pasti menempatkan Raja Ampat pada list destinasi impiannya. Ada yang udah kesampaian untuk pergi kesana, ada pula yang masih belum tercoret dari dream destination list nya. Tenang saja, masalah waktu dan kemauan doang sih. Kalau saya alhamdulillah beberapa waktu  lalu punya kesempatan untuk menikmati indahnya serpihan surga di timur Indonesia itu. -TRUE- Raja Ampat masuk ke dalam wilayah administrasi Provinsi Papua Barat dengan Kota Manokwari sebagai ibukota provinsinya. Meski demikian, akses terdekat sebelum menjelajahi Raja Ampat bagi wisatawan yang berasal dari luar daerah dan menggunakan moda transportasi pesawat yaitu via Bandara Domine Eduard Osok (DEO) di Kota Sorong (SOQ) . Untuk wisatawan mancanegara ada beberapa pilihan sebelum menuju bandara di Kota Sorong yaitu melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta (CGK) atau akses yang paling dekatnya melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kota Makassa

Touring to The Heaven of Beach, Bulukumba

Gambar
Sebelumnya,  terimakasih banyak buat Mail yang sudah nyediain tempat nginep, jadi guide selama di Jeneponto sampai Bulukumba. Terimakasih juga buat ibunya Mail yang sudah masakin hidangan berbahan daging kuda khas Jeneponto yang lezatnya bukan main dan bikin stamina jadi lebih grengggg. Kalau ga salah nama masakannya "Gantala". Rasanya mirip-mirip sate tapi gak pake ditusuk-tusuk, kadang ada sensasi mirip rendang juga. Campur-campur rasanya tapi uenak bukan main. Selain itu dimasakin konro kuda juga yang gurih gurih sedap geli geli mantap. Pengen lagi deh... Pantai Bara, Bulukumba tempat camping  kami menikmati malam minggu Setelah kenyang melahap sarapan, dengan semangat kami melaju ke Bulukumba start dari rumah Mail di Jenponto. Perjalanan ditempuh selama 2 jam perjalanan dengan sepeda motor. Sebelum sampai di Kabupaten Bulukumba, kami lebih dulu melewati satu kabupaten lain yaitu Bantaeng. Seperti yang sudah ditulis di postingan sebelumnya kalau kami juga